Senin, 10 Oktober 2011

hukum di Indonesia

dosen : Tri Agung Kristanto

apa yang ada dibenak kita semua jika terlintas kata hukum di Indonesia??? apakah hukum di Indonesia sudah memenuhi standart dan berjalan dengan baik?? apakah hukum sudah ditegakan secara adil bagi masyarakat?
hukum menurut saya kini sudah dapat ditegakan bagi masyarakat yang mempunyai kekuasaan dan harta.

kasus Gayus tambunan bukan lagi hal asing yang ada di masyarakat, siapa yang tidak mengenal beliau, koruptor yang menerima hukuman penjara tetapi dapat berkeliaran keluar penjara bahkan sempat berjalan-jalan ke Bali.apa yang terjadi dengan keadilan hukum di Indonesia??










apa tindakan pemerintah serta aparat? mereka seharusnya bisa lebih tegas dalam menangani kasus seperti ini. dan jika kita lihat kebawah masih banayak rakyat kecil yang tertindas karena hukum dan tidak berdaya karena tidak ada yang menjamin kehidupan mereka, banyak masyarakat yang hidupnya tidak adil karena ulah orang-orang yang tidak menjalankan hukum seperti adanya dan seharusnya.


tegakkanlah keadilan hukum bagi semua masyarakat, bukankah itu juga tercantum dalam pancasila?? hukum hatus tetap berjalan dan berlaku bagi semua lapisan masyarakat baik besar kecil, yang memiliki kekuasaan dan tidak. semakin kecilnya keadilan dalm sebuah negara maka semakin besarnya peluang bobroknya negara tersebut :)

Kamis, 06 Oktober 2011

media massa dalam menciptakan budaya massa

dosen : Ibu aminah Swarnawati

kita semua secara sangat sadar menegetahui kekuatan media massa dalam menaikan suatu produk, media massa mempunyai kekuatan yang tanpa kita sadari juga dapat membentuk pola perilaku masyarakat baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan hal ini hingga detik ini masih saja membuahkan pro dan kontra.

dan yang paling menarik perhatian adalah media massa mampu menciptakan sebuah budaya massa dalam masyarakat modern ini. KEBUDAYAAN MASSA adalah : “seperangkat ide bersama dan pola perilaku yang memintas garis sosio-ekonoi dan pengelompokan sub-kultural dalam suatu masyarakat yang komplek.
budaya massa muncul secara beramai-ramai, menentuka pilihan masyarakat dalam memilih produk, seperti masyarakat beramai-ramai memakai shampo merk tertentu atau membeli produk tertentu dengan kriteria jika memakai produk tersebut akan membentuk suatu image baru bagi seseorang.
Budaya massa memenuhi kebutuhan massa akan HIBURAN, bukan ESTETIKA, KEDALAMAN atau KONTEMPLASI.
Media massa memiliki peran sangat penting dlam penyebaran budaya massa, publisitas, iklan dan reportase turut menunjang dalam membentuk budaya massa di masyarakat. budaya massa tidak hanya bersifat material tetapi juga dalam pola perilaku masyarakat, cara berpikir serta tindakan dan cara merasakan sessuatu yang terbentuk akibat publikasi dari media massa. 
begitu besarnya peranan media massa hingga dapat mengendalikan pola kehidupan masyarakat.